12 September 2010

Tahun I – No. 03

SANTA MARIA REGINA, RATU SURGA

Ratu Surga adalah sebuah gelar yang diberikan kepada Perawan Suci Maria oleh umat Kristiani, terutama umat Katolik. Gelar ini merupakan konsekuensi dari Konsili Efesus dimana Sang Perawan Maria dinyatakan sebagai Bunda Allah. Umat Kristen Ortodoks dan Katolik juga percaya bahwa Maria diangkat ke surga, sesuatu yang menjadi dogma dalam Gereja Katolik Roma semenjak tahun 1950.
Dogma Katolik menyatakan bahwa Maria berada di surga, Bunda Allah yang Tak Bernoda, Sang Perawan Abadi Maria, setelah menyelesaikan perjalanan kehidupan duniawinya, yang tubuh dan jiwanya diangkat ke dalam kemegahan surgawi. Gelar Ratu Surga telah menjadi sebuah tradisi Katolik, termasuk di dalam doa-doa dan karya sastra devosi, dan terlihat di dalam kesenian Barat yang bertemakan Pemahkotaan Sang Perawan, mulai dari Abad Pertengahan Tinggi, jauh sebelum hal ini diberikan status resmi oleh Gereja. Gelar ini dimasukkan oleh Paus Pius XII di dalam ensiklik-nya mengenai Ratu Surga, Ad Caeli Reginam. Selama berabad-abad, umat Katolik, saat mengucapkan devosi Litani Loreto, merujuk Maria sebagai ratu surga.

Ratu Surga adalah sebuah gelar Maria yang menimbulkan penghormatan yang diwujudkan di dalam teologi, sastra dan liturgi seperti Ibadat Harian, musik dan karya seni. Semenjak Konsili Efesus, kehadiran gambaran Maria didorong keberadaannya sehingga menghasilkan banyak penggambaran Maria sebagai Regina (ratu) sepanjang masa. Kota-kota di Italia dan tempat-tempat lain menyatakan Ratu Surga sebagai Ratu Siena, Massa Marittima, San Gimignano namun juga ratu bagi daerah Bavaria.
Paus Benediktus XVI menunjukkan bahwa penerimaan Maria pada kehendak ilahi merupakan alasan utama bahwa ia adalah Ratu Surga. Oleh karena penerimaannya yang rendah hati dan tanpa pamrih pada kehendak Tuhan. “Tuhan menempatkannya dalam posisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan semua makhluk lainnya dan Kristus memahkotainya sebagai Ratu Surga dan bumi”.
Pada setiap tanggal 15 Agustus, kita merayakan peristiwa iman “Maria diangkat ke Surga”. Kita diajak Gereja untuk merenungkan perbuatan besar yang dikerjakan Allah bagi Maria, Bunda Kristus dan Bunda seluruh umat beriman. Kita percaya bahwa Maria telah dipilih Allah sejak awal mula untuk menjadi Bunda PuteraNya, Yesus Kristus. Untuk itu Allah menghindarkannya dari noda dosa asal dan mengangkatnya jauh di atas para malaikat dan orang kudus.

*****